KAYONG UTARA KALBAR, Lintaskasus.site —Masyarakat diminta untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan, terutama dalam kegiatan membuka atau mengolah lahan. Warga juga diharapkan dapat menjaga dan mengawasi wilayah tanah masing-masing agar tidak terjadi kebakaran yang dapat meluas ke area lainnya”15/9/26
Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah terjadinya kebakaran yang dapat menyebabkan kabut asap semakin tebal di wilayah Kecamatan Teluk Batang. Selain mengganggu aktivitas masyarakat, kabut asap juga dapat berdampak terhadap kesehatan, khususnya bagi anak-anak, lansia, dan masyarakat yang memiliki kondisi tubuh rentan.
Masyarakat di seluruh desa di Kecamatan Teluk Batang juga diimbau agar menggunakan masker saat melakukan aktivitas di luar rumah, sebagai salah satu upaya menjaga kesehatan diri dan keluarga di tengah kondisi udara yang kurang baik akibat kabut asap.
Di sisi lain, masyarakat juga tengah menghadapi kondisi krisis air bersih untuk kebutuhan sehari-hari akibat kemarau yang berkepanjangan.
Atas kondisi tersebut, masyarakat menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kayong Utara, khususnya Bupati Kayong Utara Romi Wijaya, yang telah menyalurkan bantuan air bersih ke seluruh desa di wilayah Kecamatan Teluk Batang.
Bantuan air bersih tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat selama musim kemarau, sekaligus meringankan beban warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari.
Masyarakat berharap seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya Karhutla. Kesadaran untuk tidak membakar lahan secara sembarangan menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga lingkungan serta mencegah kabut asap semakin parah.
Semoga musim kemarau panjang ini segera berlalu dan hujan kembali turun membasahi wilayah Kabupaten Kayong Utara.
Penulis – Rudi Hartono












