Istana Durian Nazra
Berita  

DEWAN ADAT MIMIKA DESAK BUPATI BATALKAN KONFERENSI TOLERANSI, TUNTUT FOKUS PADA KONFERENSI MASYARAKAT ADAT PAPUA AMUNGME dan KAMORO

banner 468x60

TIMIKA.lintaskasus.site-( Tanah Amungsa Bumi Kamoro) 17 OKTOBER 2026 – Dewan Adat Mimika secara tegas mendesak Bupati Mimika untuk segera membatalkan rencana pelaksanaan Konferensi Toleransi yang digagas oleh pemerintah daerah. Dewan Adat menilai agenda tersebut tidak mendesak dan belum menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat asli Papua (OAP) di Tanah Mimika.

Masyarakat Adat Amungme Kamoro Papua, khususnya di wilayah Mimika, menegaskan bahwa nilai-nilai keharmonisan, kedamaian, dan toleransi antarsesama sudah tertanam secara alami dan berdasarkan nilai rohani sejak leluhur terdahulu. Tanpa adanya konferensi formal yang menghabiskan anggaran, masyarakat adat sudah mempraktikkan hidup berdampingan secara damai dalam kehidupan sehari-hari.
Daripada menyelenggarakan agenda yang seremonial, Dewan Adat Mimika menuntut pemerintah daerah untuk mengalihkan fokus dan anggaran guna menyelenggarakan Konferensi Masyarakat Adat. Agenda ini jauh lebih krusial untuk membahas penyatuan adat, penguatan kelembagaan, perlindungan hak-hak sulung, serta penataan struktur adat OAP yang selama ini terabaikan.
Poin-Poin Pernyataan Sikap Dewan Adat Mimika…

Example 300x600

• Tolak Konferensi Toleransi: Meminta Pemerintah Kabupaten Mimika membatalkan rencana Konferensi Toleransi karena nilai toleransi sudah hidup dan mengakar secara alami di dalam sanubari OAP.

• Tuntut Konferensi Masyarakat Adat: Mendesak Bupati memfasilitasi Konferensi Masyarakat Adat Amungme Kamoro demi penyatuan, pemulihan, dan penguatan tatanan adat yang sedang menghadapi tantangan modernisasi dan arus globalisasi.

• Prioritas Anggaran: Meminta pemda menghentikan program seremonial yang tidak berdampak langsung pada proteksi dan pemberdayaan masyarakat asli.
Dewan Adat Mimika berharap Bupati dapat mendengarkan aspirasi murni ini demi menjaga wibawa adat dan memastikan keberpihakan nyata pemerintah terhadap hak-hak masyarakat pribumi di Mimika.

Dengan tegas kami sampaikan bahwa konfrensi yang akan di selenggarakan hanya sebuah kegiatan kosong yang tidak berdampak pada kebutuhan masayarakat papua pada umum dan teman2 nusantara di kabupaten ini. Untuk itu kami dengan menyatakan akan membubarkan kegiatan tersebut.!

Ketua Dewan Adat Daerah Mimika Papua Tengah

Vinsent Oniyoma
081283660071

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *